Dr. Muhammad bin Akhmad Al Khatib, “Bahasa Arab merupakan alat primer untuk memahami keilmuan Islam.”

Dr. Muhammad bin Akhmad Al Khatib pemateri kedua Webinar Internasional Berbahasa Arab yang diselenggarakan pada Selasa, 21 Juni 2022, beliau berasal dari Suria dan menyelesaikan jenjang sarjana di Madinah dan Baghdad, bidang ilmu hadis. Kemudian beliau menyelesaikan jenjang Magister dan Doktoralnya di Thailand Selatan, dalam bidang Pendidikan Bahasa Arab bagi Penutur Asing.

Saat ini beliau aktif sebagai pembicara dan pelatih dalam bidang “Ilmu keislaman dan Bahasa Arab” di berbagai kampus dan lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia.

Dalam Webinar Internasional Berbahasa Arab yang diselenggarakan Ma’had Al Imam Malik UMP beliau menyampaikan materi dengan tema “Pengaruh Bahasa Arab dalam Memahami Islam”

“Bahasa Arab merupakan alat primer untuk memahami keilmuan Islam. Wajib bagi siapa saja yang mendalami keilmuan Islam untuk menguasai Bahasa Arab.” papar beliau.

Beliau juga menyampaikan mempelajari Bahasa Arab memiliki keunggulan salah satunya yaitu menumbuhkan daya pikir.

Seperti dalam firman Allah :

(إِنَّاۤ أَنزَلۡنَـٰهُ قُرۡءَ ٰ⁠ نًا عَرَبِیࣰّا لَّعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ)
[Surat Yusuf 2]
“Sesungguhnya Kami Menurunkannya berupa Al-Qur’an, berbahasa Arab, agar kalian semua berpikir.”

Hal tersebut tercerminkan dalam kekayaan makna yang dimiliki satu kata dalam Bahasa Arab. Beliau mencontohkan kata ‘ain yang dalam Bahasa Indonesia berarti mata bisa memiliki makna mata untuk melihat “’ain bashirah”, mata air “’ain jariyah”, mata-mata “’ain jaasus”. Makna yang beragam tersebut menyesuaikan konteks penggunaanya dalam kalimat.

Beberapa pesan yang beliau sampaikan untuk menguatkan proses mempelajari Bahasa Arab,

Pertama, setiap keluarga muslim menggunakan Bahasa Arab sebagai Bahasa percakapan sehari-hari sesuai kemampuan. Kedua, tawakkal, mengikhlaskan, serta meluruskan niat belajar Bahasa Arab untuk dakwah, menyebarluaskan Islam. Ketiga, Bahasa Arab bukan hanya huruf dan kata, melainkan ekspresi dari apa yang terjadi dalam pikiran dan perasaan, dan bahasa mengandung budaya, pengetahuan dan adab.

“Belajar membutuhkan kesungguhan, dan kesungguhan membutuhkan kesabaran.” Beliau berpesan bagi para peserta webinar. (Sy)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *