Ma’had Al Imam Malik Universitas Muhammadiyah Purwokerto terus mengembangkan kerjasama di bidang akademik dan manajemen.
Pada Senin (13/3/2023) melakukan kunjungan silaturahmi dan penandatanganan MoU kerjasama dengan Ma’had Al-Imarat Persatuan Islam Bandung Jawa Barat.
Hadir Civitas akademika Ma’had Al Imam Malik; Muhammad Asdi Nurkholis, S.Pd.I., B.Ed., M.Pd., Bruri Abdussalam, Lc., MA., Anis Safrida, Lc,. Laela Nurhidayati, Lc., Afifah Ni’matud Diyanah, Lc., dan Moch Dwi Haryanto, S.Hum, diterima langsung oleh Direktur Ma’had Al-Imarat Dr. Haris Muslim, MA. Di Kampus JL. Inhoftank No 17 Tegalega Bandung.
Direktur Ma’had Al Imam Malik, Muhammad Asdi Nurkholis, S.Pd.I., B.Ed., M.Pd. menyampaikan maksud dan tujuan dalam audiensi tersebut.
“Sebagai Lembaga Program D2 Bahasa Arab Ma’had Al Imam Malik yang tergolong masih muda, berdiri tahun 2019 perlu kiranya kami menimba ilmu manajemen pengelolaan I’dad lughawi kepada Ustadz, karena Ma’had Al-Imarat telah lama berdiri”, ujar Asdi dalam membuka pembicaraan.
Ma’had Al-Imarat berdiri tahun 1999 atas inisiasi kerjasama Ormas Persis dengan Asia Muslim Charity Foundation.
“Ma’had kami ini dikelola secara mandiri, mahasiswa membayar SPP per semester. Saat ini ada 21 pengajar dan 400 mahasiswa; strategi penerimaan mahasiswa baru melalui jaringan alumni, karena kami berdiri sejak 1999”. Ungkap Haris.
“Adapun untuk kurikulum masih menggunakan kurikulum yang lama ditempuh selama 2.5 tahun selama 5 semester. Tidak kalah penting di Ma’had kami gedung pembelajaran mahasiswa dan mahasiswi dipisah. Dan para pengajar wajib hadir di Ma’had 6 jam perhari selama 5 hari kerja”, lanjut beliau.
Dalam audiensi tersebut terjalin MoU dalam bidang Akademik antara kedua belah pihak, dalam rangka meningkatkan kualitas Pendidikan Bahasa Arab berbasis Program I’dad Lughawi. (asd)
[ngg src=”galleries” ids=”61″ display=”basic_imagebrowser”]




