Menjadi salah satu konsentrasi Pendidikan dan Pembelajaran di Ma`had Al Imam Malik Universitas Muhammadiyah Purwokerto adalah mencetak lulusan dengan basic Bahasa Arab yang mampu mengikuti perkembangan zaman, untuk mewujudkan harapan tersebut Ma`had melakukan silaturahmi ke berbagai Pondok Pesantren.
Pada Senin (14/08/2023) Direktur Ma’had Al Imam Malik Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) H. Muhammad Asdi Nurkholis S.Pd.I, B.Ed, M.Pd bersama Civitas Ma`had, berkesempatan melakukan silaturahmi kepada Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al Madina Banjarnegara Jawa Tengah.
Rombongan Ma`had Al Imam Malik disambut langsung oleh Jajaran Pimpinan Pondok Pesantren, Muhammad Nur dari Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) PCM Rakit, Anis Rahmawati, M.Pd., Wakil Direktur dan perwakilan pengajar Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al Madina.
“Kader Ulama Muhammadiyah menjadi sangat penting ketika terlahir dari Pondok Pesantren Muhammadiyah dengan kemampuan bahasa Arab yang mumpuni, maka kami dari Ma`had Al Imam Malik memiliki Program D2 ditempuh selama 2 tahun dengan kurikulum Al-I`idad Al-Lughawi, sedang Ma`had Plus S1 PAI ditempuh dalam waktu 4 tahun sekaligus akan mendapatkan 2 ijazah; Ijazah S1 PAI dan Ijazah Kemahiran berbahasa Arab”, ujar Asdi dalam pertemuan tersebut.
Muhammad Nur menyambut baik kehadiran rombongan Ma`had Al Imam Malik dan berterima kasih telah diberikan perhatian untuk dikunjungi.
“Dimana pun kita tetap bersatu dan harus saling bersinergi, kami sebagai Pondok Pesantren yang masih baru sangat membutuhkan masukan dan bimbingan dari para senior dalam hal ini Universitas Muhammadiyah Purwokerto, secara khusus Ma`had Al Imam Malik”, ungkap Nur.
Anis Rahmawati berharap ada jalinan kerjasama dengan Ma`had Al Imam Malik agar kedepan para santri Pondok Pesantren MBS Al Madina dapat melanjutkan Pendidikan mereka sesuai cita-cita mereka.
“Kami berharap ada jalinan kerjasama dengan Ma`had Al Imam Malik dan kedepan dapat menjembatani para santri kami untuk dapat study ke Timur Tengah”, ungkap Anis.
“In sya Allah kami akan memberikan rekomendasi kepada para mahasiswa untuk dapat melanjutkan Pendidikan mereka ke Timur Tengah, bahkan sudah ada mahasiswa Ma`had Al Imam Malik yang diterima di salah satu Perguruan Tinggi di Arab Saudi”, ungkap Asdi sembari menutup pertemuan tersebut. (asd)





