Pada Jumat-Sabtu (28-29/11/2025) Direktur Ma’had Al Imam Malik Universitas Muhammadiyah Purwokerto menghadiri Sosialisasi Panduan dan Kurikulum Al-Islam Kemuhammadiyahan Zona Barat dan Timur yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jakarta.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Majelis Dikti Litbang Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si. beliau mendorong agar AIK menjadi perhatian bersama di seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah.
“AIK ini harus berada di tengah dan jangan dikesampingkan, karena disitu ada ruh Al-Quran dan Sunahnya untuk menjawab tantangan zaman”. Ungkap Bambang di hadapan 150 peserta yang hadir.

Posisi Ma’had-Ma’had di PTM menjadi sangat penting dalam penguatan AIK.
“18 Ma’had yang ada di PTMA akan memberikan kontribusi dalam penguatan bahasa Arab, dengan kurikulum LIPIA dan itu bagus, harus dilanjutkan”, ungkap Prof. H. Achmad Jainuri, Ph.D. Wakil Ketua I Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah dalam arahannya di agenda nasional tersebut.
Selain itu Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani PP Muhammadiyah, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., M.P.A. dalam pemaparannya mendorong agar Ma’had-Ma’had di PTM menjadi bagian dari pencetak kader handal.
“Adanya Ma’had di PTM ini sungguh akan menjadi lumbung perkaderan yang memiliki kompetensi lebih, di samping bahasa Arab yang itu menjadi nilai plus tersendiri, juga terintegrasi dengan program studi di Fakultas”, ungkap Bachtiar.
Ma’had Al Imam Malik UMP akan terus menjadi bagian dari lembaga yang akan mencetak kader AIK.
“Kami berterima kasih kepada Majelis Dikti Litbang dan Majelis PKSDI PP Muhammadiyah atas bimbingan dan arahannya akan posisi Ma’had-Ma’had PTM, terkhusus Ma’had Al Imam Malik UMP yang tidak bisa dipisahkan untuk terlibat dalam pengkaderan AIK”. Ungkap Direktur Muhammad Asdi Nurkholis, S.Pd.I., B.Ed., M.Pd. (asd).




